news

Tips & Tricks
Ban Tube Lebih Ideal Bagi Motor Trail

view
612
like  
0

Thursday, 12 January 2017


Posted by : Administrator

Bagi para veteran motor trail, tentu sudah mengetahui alasan menggunakan ban tube pada motor trail kesayangan mereka. Namun banyak dari para pendatang baru yang langsung mengganti ban motor trail mereka dengan tipe tubeless sesaat setelah membelinya.

Memang ban tubeless memiliki beberapa kelebihan. Ban jenis ini lebih stabil dan praktis sebab tidak menggunakan ban dalam lagi. Jika ban tertusuk paku, angin dalam ban tidak langsung keluar sehingga anda masih bisa berjalan beberapa kilometer hingga menemukan tempat menambal ban.

Namun ban tubeless juga memiliki beberapa kelemahan. Ban tubeless lebih keras dibanding ban biasa, hal tersebut karena struktur karet lebih tebal dan padat. Jika Anda sering melewati jalan rusak atau tidak rata, lebih baik menggunakan ban biasa. Memaksakan pakai ban tubeless justru akan merusak pelek dan ban cepat rusak dalam jangka waktu pemakaian tertentu.

Ban tube atau ban biasa adalah ban konvensional yang masih menggunakan ban dalam. Masih banyak mobil dan motor yang menggunakan ban biasa ini, terutama di daerah pedalaman yang tidak begitu familiar dengan ban tubeless. Hal itu memang sangat cocok, mengingat ban biasa sangat tahan jika digunakan di jalanan yang kurang begitu bagus, sebab struktur karet lebih empuk.

Keunggulan lain dari ban biasa adalah umurnya yang lebih panjang karena terbuat dari compound yang cukup kuat. Motor yang menggunakan ban biasa sangat nyaman digunakan karena mampu bermanuver dengan baik. Harga ban biasa pun lebih murah dibandingkan ban tubeless, dan ban biasa dapat dipasang pada segala jenis pelek ban.

Nah bagi Anda pecinta motor trail yang gemar melakukan petualangan di alam bebas atau lintasan tentu pilihannya akan jatuh pad ban tube. Ban jenis punya keunggulan lebih kuat dalam menahan hantaman dari trek dan membuat velg lebih awet.

Tapi bukan berarti ban tubeless haram digunakan pada motor trail. Bagi mereka yang menggunakan motor trail dual sport, dan lebih banyak menghabiskan waktu di jalan raya. Ban tubeless juga cocok untuk digunakan ketika mengebut dan menikung karena memiliki bentuk alur ban yang lebih mencengkeram jalanan. Ban jenis ini sangat stabil digunakan ketika kendaraan sedang kondisi kecepatan tinggi. Jika Anda pintar merawat ban tubeless, tentu pengeluaran menjadi lebih sedikit dibandingkan jika memakai ban biasa yang harus bolak-balik ke tukang tambal ban.

Nah sekarang tinggal tergantung Anda sebagai pemakai, lebih sering memacu motor trail untuk berpetualang atau untuk keperluan sehari-hari?

Image credit : motorcycle.com

Tags : Trial Game,Indonesia,Motocross