news

Tips & Tricks
Rekam keseruan Trail Adventure dengan Action Cam

view
192
like  
0

Saturday, 18 March 2017


Posted by : Administrator

Action Camera. Alat ini sudah pasti akrab dengan mereka yang gemar melakukan kegiatan petualangan ekstrim. Maklum saja, rasanya hampir mustahil untuk mendokumentasikan kegiatan tersebut dengan menggunakan kamera digital biasa atau pakai kamera yang ukurannya cukup besar.

Ukuran action camera yang lebih kecil ini membuatnya mudah dipasang dimanapun. Seperti yang kita tahu, bahwa action camera disiapkan untuk kegiatan atau olahraga yang cukup ekstrim tadinya. Seperti olahraga Downhill, skateboard, surfing, dan tentu saja hobi kita semua yaitu menunggangi motor trail.

Disamping itu, kamera ini juga dilengkapi perangkat pendukung yang memadai seperti  waterproof case atau yang bisa disebut pelindung kamera, membuatnya jadi tahan air dan debu, serta benda-benda lain yang mungkin saja bisa merusak action camera itu ketika dipakai berkegiatan ekstrim.

Kini merekam momen lewat action camera saat mengendarai motor trail seolah menjadi ritual yang tidak boleh dilewatkan, terutama bagi mereka yang melakukan trial adventure. Selain bisa jadi andalan untuk dokumentasi, perangkat  ini juga mampu menjadi bahan riset untuk medan yang akan dilalui, terutama jika Anda turun disebuah lintasan balapan. Pemakaian action kamera dirasa sangat membantu. Terutama untuk lebih mengenal sirkuit, utamanya trek baru. Lebih mengenal karakter lintasan dan memudahkan berdiskusi kepada mekanik saat setting motor trail.

Asyiknya pakai action kamera bisa dipasang bebas dimana saja. Seperti pada helm juga bagian tubuh lainnya yaitu di lengan, badan, dan pundak. Atau pada bagian motor trail Anda seperti handlebar atau stang, frame, tangki bensin, sepatbor depan atau belakang, bisa juga di sekitar speedometer. Itu lantaran kamera ini didukung dengan berbagai variasi tambahan yang bisa dengan mudah didapat.

Untuk memasangkan pada bagian motor trail Anda, harus menggunakan breket khusus yang nempel di bagian helm atau juga model mounting untuk di areal setang atau rangka. Tapi ingat, sebelum action  kamera diaktifkan pastikan angle atau posisi kamera sudah ideal. Jadi video yang dihasilkan sudah memiliki sudut pandang yang terbaik.

Sedikit tips bagi mereka yang gemar melakukan trail adventure. Sebaiknya action camera dipasang disekitaran helm yang Anda gunakan. Hampir sebagian yang memasang action camera di bodi motor mengatakan bahwa hasil video kurang bagus dan memuaskan karena pengaruh getaran motor trail yang terlalu tinggi.

Ada beberapa jenis action camera yang beredar di Indonesia saat ini. Merk-merk seperti Seperti GoPro, Contour, Sony Action Cam, CamOne, dan Drift HD Ghost merupakan tipe action camera high end dengan harga pasaran di atas 3 juta rupiah. Untuk yang kelas menengah ada action camera produksi Brica B-Pro,Xiaomi Yi,dan SJCam, yang memiliki harga jual sekitar 2 juta rupiah.

Nah bagi yang memiliki budget cekak, ada beberapa pilihan merk action camera seperti Lapara, 8Ten, BCare B-Cam X-1 dan  Kogan, yang hanya dijual dengan harga kisaran 500 ribu rupiah, namun memiliki performa yang cukup memuaskan, apalagi untuk action camera pertama Anda. Jadi pilih yang mana?

Image credit : motoonline.com.au

Tags : Trial Game,Indonesia