caption trialgame

Cerdas Memilih Ban di Musim Hujan!

Tuesday, 2 November 2021

Cerdas Memilih Ban di Musim Hujan!

 
Di beberapa bagian Indonesia saat ada yang sering diguyur hujan dengan intensitas sedang, dan akhirnya sering kali ditemui genangan air hujan. Untuk menghindari risiko kecelakaan saat berkendara, pemilihan ban motor juga perlu diperhatikan. Tak sedikit kasus kecelakaan sepeda motor terjadi di saat musim hujan yang diakibatkan karena ban motor yang licin, baik itu kecelakaan tunggal maupun kecelakaan yang melibatkan orang lain.

Nah bagi Anda yang menggunakan motor trail untuk kegiatan harian, ketika musim hujan sebaiknya setiap memilih ban yang memiliki pattern atau kembangan yang berfungsi sebagai alur pembuangan air. Jangan sampai Anda memakai ban dengan jenis kembangan atau pattern untuk jalan kering, seperti kembangan yang minimalis atau bahkan ban slick. Ini patut jadi perhatian, terutama bagi mereka yang menggunakan motor trail berjenis supermoto.

Nah apa saja sih kriteria ban ideal yang bisa diandalkan saat musim hujan? Yang pertama adalah memiliki banyak alur. Jika Anda pengguna motor trail dual sport, biasanya ban bawan pabrik sejatinya sudah cukup mumpuni lho. Pasalnya pabrikan telah memastikan ban yang digunakan mampu digunakan untuk berbagai kondisi jalan raya. Meski begitu, tak ada salahnya juga kalau Anda sebagai pemilik motor punya pertimbangan sendiri untuk menghadapi jalanan basah seiring musim hujan yang mulai datang.

Untuk mengantisipasi jalanan basah, pilihan ban yang paling cocok untuk menghadapi jalanan basah dengan memiliki alur yang banyak pada permukaannya. Sebab semakin banyak alur pada ban akan memudahkan air untuk melewati sela-sela permukaan ban. Dengan begitu, grip ke aspal akan tetap terjaga sekaligus meminimalkan kemungkinan selip di jalan.

Seperti sudah disebutkan di atas, kami sarankan untuk menghindari penggunaan ban slick atau semi slick ya. Pemilihan ban dengan alur yang minim baiknya dihindari ketika hujan tiba. Pasalnya ban dengan alur yang minim membuat air tidak bisa terhempas dengan baik dan ban ini lebih bermanfaat untuk digunakan pada saat balap. Alhasil jika menggunakan ban semi slick, grip pada ban tidak akan maksimal karena terganggu lapisan tipis air atau aquaplaning pada permukaan ban. Berbeda dengan ban yang memiliki banyak alur yang cocok untuk berbagai kondisi jalan raya, penggunaan ban semi slick sendiri sejatinya bertujuan untuk memberikan grip yang lebih baik, terutama pada jalanan kering.

Anda juga harus menjaga kecepatan saat berkendara di musim hujan. Supaya grip ban bisa diantisipasi, jalanan basah akan lebih aman bila dilewati dengan kecepatan rendah. Sebab bila dipaksakan dilalui dalam kecepatan yang cukup tinggi, ditakutkan ada efek aquaplaning yang bisa membuat kekuatan grip terhadap permukaan jalan menurun drastis. Pada kondisi ini, kehilangan kontrol sangat mungkin terjadi lantaran grip ban yang tidak maksimal. Dari mulai selip bahkan sampai menimbulkan kecelakaan sangat mungkin terjadi bila pengendara memaksakan kecepatan tinggi pada jalanan basah.

 

 

 

Oh iya ukuran dan dimensi ban tidak boleh luput dari sorotan, sepeda motor memiliki ukuran ban standar yang disediakan sesuai dengan ukuran bodi motor dan velg untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan saat berkendara. Jika Anda memilih ban yang berukuran kecil, hal ini bisa menyebabkan motor dapat cepat tergelincir karena tidak mampu menopang bodi motor. Jika terlalu besar-pun motor akan lebih susah bergerak karena beban yang bertumpu pada motor tersebut menyulitkan kendaraan untuk bergerak.

Dan yang terakhir tentu adalah tekanan angin yang tepat.  Jika tekanan angin pada ban terlalu banyak maka titik tumpunya akan semakin kecil, jadi daya cengkramnya kurang. Kalaupun terlalu kurang tekanan daya cengkramnya lebih baik, Anda juga harus memperhitungkan tekanan ban agar tidak cepat haus karena tapak ban terlalu banyak menekan jalanan, jadi sesuaikan tekanan angin pada ban dengan baik.

comments

`