caption trialgame

Jangan Abaikan Merawat Nap Gir

Wednesday, 12 June 2019

Motor trail membutuhkan gir untuk menyalurkan tenaga dari mesin ke roda belakang. Kinerja gir ditunjang beberapa komponen, salah satunya ialah nap gir. Lalu apa sih fungsinya nap gir ?Fungsi nap gir penting sebagai dudukan gir untuk menyambung ke karet tromol, letaknya sendiri berada tepat di belakang gir, dan sepintas terlihat menyambung dengan tromol pelek.

Nah, didalam nap gir terdapat satu buah bearing atau laher, yang kalau sudah mulai aus biasanya akan menimbulkan suara berisik. Jika hal ini terjadi, biasanya orang akan mengira bahwa yang bermasalah adalah gir set, padahal biang keladinya adalah nap gir tadi.

Kinerja nap gir yang memiliki bearing sering kali diacuhkan kondisi kelayakannya. Beban yang diterima laher nap gir saat motor berakselerasi cukup besar, tak lain adalah entakannya. Posisi bearing nap gir yang tersembunyi di balik swing arm membuat komponen ini kerap terlupakan. Jika jarang merawat bearing nap gir, maka debu dan kotoran yang hinggap akan menggerogotinya. Meskipun bearing sudah dibekali dengan seal penutup seiring usia pemakaian kondisinya menjadi kering dan mulai oblak. Bisa dipastikan gerak berputarnya gir jadi oleng.

Nah Anda sebenernya bisa melakukan pengecekan sendiri di rumah. Simak step by step nya ya. Pertama tentu siapkan tool kit, kemudian palu, kunci ring atau sok, obeng dan lap. Mulai melepas roda belakang terlebih dahulu dengan menggunakan kunci sok 19 mm. Kemudian lepas nap gir dari pelek, perhatikan juga kelayakan karet nap gir dan bearing di nap gir tersebut. Jika kondisinya sudah berkarat dan kotor bisa dipastikan bearing tersebutlah yang membuat motor terasa bergoyang saat ditunggangi.

Eksekusi bearing nap gir dengan melepas lahernya, memakai bantuan kunci sok ukuran besar atau tangkai kunci sok untuk mendorong keluar lahernya. Buka dahulu sil debu dengan menggunakan obeng min secara perlahan-lahan hingga terlepas. Kemudian ketok secara perlahan memakai palu dengan cara menyilang dan berputar, hal ini dilakukan agar bearing bergeser dengan merata tanpa miring sedikit pun.

Selanjutnya bersihkan rumah bearing dengan lap dengan bersih sebelum dipasang kembali. Caranya, dengan berurutan saat tadi membongkarnya. Laher nap gir terlebih dahulu baru sil debunya. Sebelum memasang roda belakang, tak ada salahnya untuk mengecek kampas rem, piston caliper, laher roda di pelek belakang. Cukup dibersihkan dan lumasi bagian yang sekiranya perlu perhatian.Terakhir setel kekencangan rantai dengan toleransi kerenggangan 15 – 20 mm dengan mengatur baut penonjok di kanan dan kiri ujung lengan ayun. Agak sedikit rumit memang, tapi bisa dilakukan kok. Jadi selamat mencoba.

comments

`