TRIAL GAME TRIAL GAME TRIAL GAME TRIAL GAME TRIAL GAME TRIAL GAME TRIAL GAME TRIAL GAME

0

Loading ...

Jadi Maskot GTT Semarang

Teknis Kendaraan 16.06.2016

Motor trail seperti tak pernah mati, bahkan, belakangan motor penggaruk tanah ini kembali naik daun. Di Indonesia, hampir semua daerah memiliki kelompok komunitas pecinta motor trail.

Selain trial varian terbaru, motor-motor lawas juga bak jamur yang muncul disana sini. Motor trail jadul alias jaman dulu yang mencapai masa jayanya di era 1970-1980-an bahkan menjadi buruan nomer wahid saat ini. Harganya pun edan! Bisa menyentuh angka puluhan juta rupiah guys! Tergantung dari keorisinilan ataupun kondisi kendaraan.

Nah, saking susahnya mencari kuda besi bermesin model itu mengakibatkan para rider atau adventurer memutar otak lebih keras. Memodifikasi, merestorasi atau merakit sendiri dengan selera model masing-masing menjadi jalan keluar paling cerdas. Tak ketinggalan yang dilakukan Jim Sudaryanto, pecinta trail tua yang sebenarnya sudah punya banyak koleksi di garasi. Berbekal Honda GL Max dengan rangka Honda XL 125 sebagai bahan, Pria yang tak pernah absen sebagai pimpinan perlombaan di ajang Trial Game itu segera menyiapkan aksesoris-aksesoris untuk mulai meracik. Yang pertama, mesin monstrac 200cc yang memang dikenal bertenaga dipasang Pak Jim, sapaan akrab Jim Sudaryanto. Kemudian, Jim memprioritaskan pada sektor kaki-kaki yang tujuannya pasti untuk kenyamanan sang pengendara. Sokbeker depan milik Kawasaki KLX dan belakang kepunyaan KYB pun tak pakai lama, langsung dipasang. Menyusul kemudian, ban depan ring 21, belakang ring 18 dari IRC.

Itu belum cukup coy! Custom by Tris Modified yang dipercaya Pak Jim sebagai modifikatornya masih harus disuruh nunggu tangki dan knalpot yang masih di buru sang empunya. “Saya kepengen model dengan kesan vintage, makanya harus nyari tangki dan knalpot yang benar-benar orisinil dan membutuhkan waktu hingga 2 bulan untuk berburu itu,” jelas Jim Sudaryanto. Untuk bagian itu, Jim pun harus rela merogoh kocek lumayan dalam. “Engga apa-apalah, Tangki dan knalpot XL orisinil sudah sangat langka dan memang modelnya unik sekali,” tegasnya. Masih belum puas, si Vintage yang sudah berbentuk itupun langsung diboyong ke Arief Air Brush untuk proses finishing. Perpaduan cat warna orange, hitam serta putih dan gambar airbrush di tangki makin mempermanis tampilan si Vintage. “Dari bahan sampai jadi seperti ini membutuhkan waktu pengerjaan hingga 3 bulan, dengan biaya sekitar Rp.25 juta-an,” tutup Jim. Kerja keras dan ide kreatif Jim Sudaryanto pun berbuah manis, Si Vintage akhirnya menjadi maskot Geng Tril Tua (GTT) Semarang, komunitas motor trail tua pertama dan terbesar yang ada di Semarang, Jawa Tengah. Mantab Pak Jim!RW          

Berita terkait

News
Tips & Tricks 14.02.19

Yuk Belajar Motor Trail yang..

     Mengendarai motor trail memang bukan perkara mudah. Modal berani dan punya motor saja tentu tidak cukup. Ada banyak...

News
Tips & Tricks 14.02.19

Perhatikan Hal Ini Saat Berburu..

     Hobi motor trail memang bukan hobi yang murah, karena tanpa membeli sebuah unit motor trail, rasanya amat sangat...

News
Tips & Tricks 13.02.19

Mudah Bersihkan Karat di Foot..

     Salah satu penyakit yang paling sering menimpa motor trail adalah karat. Dan tempat yang paling sering dihinggapi oleh...