TRIAL GAME TRIAL GAME TRIAL GAME TRIAL GAME TRIAL GAME TRIAL GAME TRIAL GAME TRIAL GAME

0

Loading ...

Mudah Bermotor Trail di Medan Off Road

Tips & Tricks 09.01.2018

Para penghobi baru motor trail semakin bertambah jumlahnya belakangan ini. Hal ini seolah menasbihkan bahwa motor trail adalah salah satu kegiatan yang semakin digemari di Indonesia. Namun demikian masih banyak dari mereka, terutama pendatang baru di dunia otomotif dua roda yang tidak memahami pedoman dasar mengendarai motor trail.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan, jika akan membawa motor trail Anda berpetualang di medan off road. Hal-hal apa saja sih yang harus diperhatikan? Yuk kita simak ulasannya berikut ini.

Yang pertama tentu saja adalah dengan melatih riding skill Anda. Hal ini mencakup, penyesuaian postur berkendara, mengatur posisi duduk, dan gaya bekendara. Anda harus dapat membedakan riding sikil di medan off road dengan aspal. 

Saat melintasi medan yang tanah yang berbatu, diperlukan keterampilan untuk menjaga stabilitas motor. Mulai dari kontrol bukaan gas, bukaan kopling, serta pengereman yang dianjurkan bertahap dan lembut. saat masuk kondisi medan yang tidak stabil, pastikan Anda menggunakan putaran mesin rendah, namun bukan berarti Anda juga harus menggunakan posisi gigi  terendah. 

Pada lintasan aspal, putaran mesin rendah bisa dimaksimalkan dengan gigi satu, namun saat kondisi off-road, rpm rendah bisa digunakan dengan posisi gigi di atasnya. Namun Anda tentu juga harus melihat medan yang akan dilalui juga ya.

Untuk melintasi medan off-road, dibutuhkan perencanaan yang sempurna. Hal ini diperlukan, karena nantinya akan berpengaruh terhadap keputusan manuver yang akan diambil saat menjajal berbagai halangan di jalanan tanah.

Kondisi medan yang labil kerap ditemukan dalam lintasan off road, oleh karena itu  keseimbangan berkendara menjadi hal penting. Keseimbangan berkendara dapat ditingkatkan dengan menjaga manuver yang meliputi akselerasi, deselerasi, pengereman, dan cornering.

Saat kondisi permukaan jalan dinilai dapat mengurangi traksi, hindari untuk membuka gas secara tiba-tiba atau melakukan pengereman secara mendadak untuk menghindar dari gejala spin -ban mengunci akibat roda tidak dapat grip di permukaan jalan.

Pada kondisi tertentu juga diharuskan untuk merubah posisi duduk, seperti saat melintas bebatuan, dianjurkan posisi setengah jongkok agar getaran pada permukaan keras dapat teredam dengan baik.

Hal yang sama dilakukan ketika menghadapi jalan menanjak, posisi badan diharuskan condong ke depan untuk mempermudah kerja motor dan sebaliknya saat menjajal turunan,  posisi badan condong ke belakang.

Image credit: projekt-spielberg.com.

Berita terkait

News
Tips & Tricks 14.02.19

Yuk Belajar Motor Trail yang..

     Mengendarai motor trail memang bukan perkara mudah. Modal berani dan punya motor saja tentu tidak cukup. Ada banyak...

News
Tips & Tricks 14.02.19

Perhatikan Hal Ini Saat Berburu..

     Hobi motor trail memang bukan hobi yang murah, karena tanpa membeli sebuah unit motor trail, rasanya amat sangat...

News
Tips & Tricks 13.02.19

Mudah Bersihkan Karat di Foot..

     Salah satu penyakit yang paling sering menimpa motor trail adalah karat. Dan tempat yang paling sering dihinggapi oleh...