news

Tips & Tricks
Panduan Troubleshooting Minimoto

view
183
like  
0

Wednesday, 7 March 2018


Posted by : Administrator

komunitas pencinta motor trail semakin berkembang pesat hingga muncul beberapa komunitas pengembangannya. Sebagai contoh adalah komunitas motor trail mini. Sejatinya motor trail jenis ini digunakan bagi mereka yang ingin belajar atau anak-anak yang ingin memulai menekuni dunia motor trail. Namun rupanya, keasyikan menunggangi motor trail mini menular pada mereka yang sudah menahun menekuni hobi bermotor trail. Lebih ringan, dan lebih santai menjadi alasan utama mereka menggembar motor trail yang biasanya hanya memiliki mesin 50cc ini.

Tapi tahukah Anda ada masalah umum yang sering terjadi pada motor trail mini, apa saja sih masalahnya dan bagaimana solusinya? Kita akan bahas dalam ulasan dibawah ini ya.

1. Pull Start
Minimoto yang beredar di Indonesia sebagian menggunakan pull start untuk menyalakan mesinnya. Perangkat ini renatn kerusakan karena banyak yang salah saat melakukannya. Untuk mencegah kerusakan penarikan posisi pull start harus lurus dan tidak boleh miring, karena akan mengakibatkan tali dan per pada komponen ini menjadi mudah putus dan rusak. Jangan lupa juga untuk membersihkan serta memberikan pelumas pada pull start motor trail mini Anda. Pull start merupakan bagian paling pital pada mini trail, karna pull start di gunakan untuk menghidupkan mini trail.

2. Kopling
Masalah yang terjadi pada kopling Minimoto yaitu per pada kopling putus yang di kibatkan karena pada saat ingin menjalankan mini trail pengguna menarik gas secara spontan. Hal ituitu mengakibatkan kopling terbuka dengan spontan pula yang sehingga per jadi mudah patus. Adapun ciri dari bagian kopling bermasalah : mini trail berjalan sangat lambat bahkan tidak dapat berjalan sama sekali. Agar kopling tetap awet sebaiknya pada saat penarikan gas dilakukan secara perlahan. Oh iya, bagian kopling jangan pernah dilumasi ya.

3. CDI
CDI atau Capacitor Discharge Ignition adalah sistem pengapian pada mesin pembakaran dalam dengan memanfaatkan energi yang disimpan didalam kapasitor yang digunakan untuk menghasilkan tengangan tinggi ke koil pengapian sehingga dengan output tegangan tinggi koil akan menghasilkan spark di busi. Besarnya energi yang tersimpan didalam kapasitor inilah yang sangat menentukan seberapa kuat spark dari busi untuk memantik campuran gas di dalam ruang bakar.
Semakin besar energi yang tersimpan didalam kapasitor maka semakin kuat spark yang dihasilkan di busi untuk memantik campuran gas bakar dengan catatan diukur pada penggunaan koil yang sama. Energi yang besar juga akan memudahkan spark menembus kompresi yang tinggi ataupun campuran gas bakar yang banyak akibat dari pembukaan throttle yang lebih besar.Masalah yang terjadi pada mini trail yaitu pengapian tidak ada yang di sebabkan CDI pada mangnet tidak kencang (longgar). Untuk mengatasinya kencangkan kedua baut CDI

4. Jenis Bahan Bakar
Minimoto biasanya menggunakan mesin 2 tak yang mengharuskan mencampur BBM Premium dengan oli khusus (oli 2T) dengan perbandingan 1:60 itu artinya adalah 1 liter oli untuk 60 liter bensin. Jadi kalau 1 liter bensin itu campuiran olinya adalah 16,6cc atau jika untuk 10 liter bensin itu maka campuran olinya adalah 166cc. Amannya sih dibulatkan saja menjadi 170 cc untuk 10 liter bensin. Namun apabila campuran oli terlalu banyak maka akan berimbas pada busi motor trial dan mesin akan cepat mati. Namun jika campuran oli terlalu sedikit, maka piston motor trail Anda yang akan merasakan akbibatnya. Jadi sebaiknya jangan terlalu bereksperimen dengan campuran bensin Anda ya.

Tags : Trial Game,Indonesia