TRIAL GAME TRIAL GAME TRIAL GAME TRIAL GAME TRIAL GAME TRIAL GAME TRIAL GAME TRIAL GAME

0

Loading ...

Aki Jenis Ini Bakal Merubah Industri Otomotif Nih

Teknis Kendaraan 10.02.2026

Aki motor berfungsi utama sebagai penyuplai, penyimpan, dan penstabil daya listrik untuk komponen kelistrikan seperti starter elektrik, lampu, klakson, dan sistem injeksi (ECU & Fuel Pump). Aki memastikan mesin dapat dihidupkan dengan mudah dan kelistrikan tetap stabil saat motor berjalan. Jenis aki motor utama di pasaran terdiri dari aki basah (konvensional) yang butuh perawatan rutin, serta aki kering (Maintenance Free/MF dan Gel) yang praktis tanpa perlu isi ulang cairan. Aki kering MF (seperti GS Astra, Yuasa) populer untuk motor matik karena minim perawatan, sementara aki gel lebih tahan guncangan.

Nah ternyata belum lama ini sudah beredar nih jenis aki baru yaitu aki lithium. Aki lithium adalah jenis baterai isi ulang modern yang menggunakan teknologi lithium-ion atau lithium iron phosphate sebagai sumber daya utama, menggantikan aki timbal-asam (lead-acid) konvensional. Aki ini menawarkan keunggulan berupa bobot jauh lebih ringan (50-70% lebih ringan), siklus hidup lebih panjang (2.000-5.000 siklus), pengisian cepat, dan daya lebih stabil. 

Teknologi yang biasanya tertanam di dalam ponsel pintar ini ternyata sudah mulai merambah dunia otomotif roda dua secara masif, menawarkan efisiensi yang selama ini sulit dicapai oleh teknologi baterai cair atau gel biasa.

Satu hal yang paling mengejutkan saat memegang langsung unit aki lithium adalah beratnya yang sangat ringan. Jika dibandingkan dengan aki timbal (lead-acid) yang terasa sangat mantap dan membebani tangan, aki lithium terasa seperti kotak kosong yang hampir tidak memiliki massa. Pengurangan bobot ini bisa mencapai 70 hingga 80 persen, sebuah angka yang sangat signifikan bagi para penggemar kecepatan maupun pengendara harian yang menginginkan kemudahan manuver. Apalagi jika digunakan untuk motor trail yang turun di ajang lomba nih.

Dalam dunia otomotif, pengurangan berat pada titik tertentu akan berpengaruh langsung pada rasio tenaga terhadap bobot kendaraan. Dengan mengganti baterai lama ke lithium, motor seolah mendapatkan diet instan yang membuat pengendalian terasa lebih ringan, terutama saat harus menikung atau membelah kemacetan di perkotaan. Perubahan kecil pada komponen listrik ini ternyata mampu memberikan dampak mekanis yang nyata pada kelincahan motor secara keseluruhan tanpa harus melakukan modifikasi mesin yang rumit.

Oh iya, aki lithium memiliki kemampuan pengisian daya atau charging yang jauh lebih cepat daripada aki konvensional. Berkat resistansi internal yang rendah, aki ini mampu menerima arus dari spul motor secara maksimal tanpa menghasilkan panas berlebih. Hal ini sangat menguntungkan bagi pengendara yang sering melakukan perjalanan jarak pendek, di mana aki biasa sering kali tekor karena belum sempat terisi penuh saat mesin sudah dimatikan kembali.

Selain kecepatan pengisian, stabilitas voltase yang diberikan juga jauh lebih konsisten. Aki lithium mampu mempertahankan tegangan tinggi hingga kapasitas energinya benar-benar habis, berbeda dengan aki timbal yang voltasenya akan menurun seiring berkurangnya daya. Stabilitas ini memastikan sistem injeksi, pompa bahan bakar, dan modul elektronik (ECU) pada motor modern bekerja pada performa puncak. Hasilnya, proses menyalakan mesin menjadi lebih instan dan tarikan motor terasa lebih padat karena percikan api pada busa selalu stabil berkat suplai listrik yang konstan.

 

Meski harga yang ditawarkan biasanya lebih tinggi dibandingkan aki biasa, durasi pemakaian yang ditawarkan justru menjadikannya investasi yang lebih cerdas. Aki lithium memiliki siklus hidup atau cycle life yang jauh lebih panjang, bahkan bisa mencapai lima hingga sepuluh kali lipat dari usia aki standar. Keunggulan ini sangat terasa bagi kolektor motor atau pengendara yang jarang menggunakan kendaraannya, karena aki lithium memiliki tingkat self-discharge yang sangat rendah.

Motor yang didiamkan selama berbulan-bulan tetap memiliki peluang besar untuk langsung menyala tanpa perlu melakukan pengisian ulang secara manual. Ketahanan terhadap suhu ekstrem dan absennya cairan asam korosif juga membuat perawatan menjadi nol besar. Tidak ada lagi kekhawatiran mengenai kebocoran cairan yang bisa merusak rangka atau cat motor. Pada akhirnya, beralih ke teknologi lithium bukan sekadar mengikuti tren pameran, melainkan langkah efisiensi nyata untuk mendapatkan ketenangan pikiran selama bertahun-tahun ke depan. Makin canggih aja ya.

Image credit : dirtracer.com

Berita terkait

News
Teknis Kendaraan 10.02.26

Ini Biang Kerok Yang Bikin..

Kondisi mesin yang prima sangat bergantung pada sistem pelumasan yang bekerja dengan baik. Salah satu masalah yang sering luput dari...

News
Teknis Kendaraan 10.02.26

Fungsi Krusial Rangka Pada Supermoto

Jika Anda sedang mencari supermoto untuk kebutuhan harian, Anda mungkin lebih sering menilai motor dari desain bodi atau kapasitas mesin....

News
Teknis Kendaraan 10.02.26

Dampak Kebocoran Kompresi terhadap Performa..

Kinerja motor trail sangat bergantung pada kondisi ruang bakar yang bekerja secara optimal. Salah satu faktor penting yang sering luput...