TRIAL GAME TRIAL GAME TRIAL GAME TRIAL GAME TRIAL GAME TRIAL GAME TRIAL GAME TRIAL GAME

0

Loading ...

Awas Ban Dalam Motor Trail Rentan Pecah!

Teknis Kendaraan 09.05.2023

Awas Ban Dalam Motor Trail Rentan Pecah!


Tekstur, kontur serta bahan dasar ban motor trail memang didesain untuk mampu menahan beragam jenis lintasan ekstrem yang biasa dilalui saat berpetualang. Kendati demikan, ban jenis ini tidak berbeda dengan ban harian yang biasa digunakan di aspal yaitu memiliki potensi terjadinya pecah ban. Apalagi motor trail yang menggunakan ban offroad atau ban tahu, pasti memakai ban dalam.

Kendati lintasan yang biasa dilalui tidak sepanas dan sekeras aspal,namun ban motor trail ternyata memiliki resiko yang sama untuk pecah saat dikendarai. Tekanan angin yang tidak sesuai hingga beban yang berlebih menjadi faktor utama penyebab pecah ban.

Jenis jalan offroad yang bergelombang akan menyebabkan hentakan keras yang berpotensi memecah ban. Dan jika hal ini dikombinasikan dengan tekanan angin yang tidak sesuai maka, kemungkinan terjadinya pecah ban amat sangat besar lho.

Untuk menghindari pecah ban bagi Anda yang menggunakan kendaraan offroad, hal yang perlu dijaga adalah tekanan angin. Meskipun banyak yang berpendapat tekanan angin lebih rendah akan memberikan grip lebih bagus, hal tersebut justru berisiko mengurangi usia ban.Dalam hal ini yang perlu dijaga adalah tekanan angin, jadi untuk offroad jangan terlalu rendah tekanan anginnya untuk mendapatkan cengkeraman tapi mengesampingkan nilai kekuatan ban itu sendiri.

Semakin rendah tekanan angin maka semakin rendah pula kemampuan ban dalam menyangga beban.  Baik itu beban dari motor mau pengendaranya. Biasanya  resiko pecah ban meningkat seiring dengan menurunnya tekanan angin dalam ban offroad. Hal ini terjadi  karena ban dalam yang bertekanan angin rendah bergesekkan dengan velg. Dan gesekan secara terus meneru itu yang kemudian membuat ban dalam menjadi pecah.  Lantas berapa sih tekanan ideal untuk ban motor trail?

Ban tipe hard yang biasa digunakan untuk medan hard terrain seperti bebatuan dan tanah yang keras dianjurkan untuk menggunakan ukuran 11,5 psi untuk bagian depan dan 11 psi untuk bagian belakang. Sementara ban tipe soft yang biasa digunakan untuk track basah, track berlumpur dan track yang berupa pasir, dianjurkan untuk menggunakan ukuran  12 psi untuk bagian depan dan 10 psi untuk bagian belakang

Sedangkan untuk ban intermediate yang merupakan perpaduan dari ban soft dan hard, dianjurkan untuk menggunakan ukuran tekanan udara sebesar 12 psi untuk bagian depan dan 13 psi untuk bagian belakang.

 

 

Berita terkait

News
Teknis Kendaraan 09.03.26

Aduh Kok Keras Banget Ini..

Salah satu hal yang sering menimpa pada pemilik motor trail yang hanya menggunakannya di waktu senggang adalah kunci kontak yang...

News
Teknis Kendaraan 09.03.26

Pastikan Lakukan Pengecekan Ban Sebelum..

Masuk akhir bulan Ramadhan dan jelang Lebaran, momen yang identik dengan peningkatan mobilitas dan perjalanan jarak jauh alias mudik. Nah...

News
Teknis Kendaraan 09.03.26

Pentingnya Lakukan Check Up Motor..

Tradisi mudik di Indonesia adalah hal yang rutin dilakukan setiap kali libur lebaran. Jika memutuskan berangkat sendiri menggunakan motor trail...