caption trialgame

Bahaya Hantu Cedera Lutut

Wednesday, 12 June 2019

Penunggang motor trail biasanya tidak mudah untuk takut. Mereka hidup dalam jalur cepat dan berani melahap beragam rintangan. Namun ada satu hal yang biasanya membuat dada mereka bergetar yaitu cedera lutut. Cedera lutut yang dialami saat menunggangi trail terkadang memang hanya menepikan motor mereka sementara namun tidak sedikit juga yang akhrinya malah mempengaruhi karir profesional mereka.

Dr. Paul Reusch, seorang ahli ortopedi dari Eastside Orthopedics & Sports Medicine Milwaukee, mengatakan bahwa cedera lutut adalah cedera yang paling sering terjadi pada pengendara motor trail. Cedera lutut itu bisa karena terkilir atau memar. Reusch mengatakan bahwa cedera jenis ini bukanlah cedera yang rumit namun jelas bukanlah cedera ringan karena bisa mengakibatkan rusaknya otot ligament, keretakan tempurung lutut serta disalokasi letak tempurung lutut.

“Memar yang terjadi di lutut bisa diakibatkan karena tertabrak pengendara lain atau saat terjatuh dari motor” jelas Reusch dalam jurnal medisnya. “Cedera lutut biasanya terjadi saat pengendara motor trail ingin melakukan sebuah lompatan dan kaki mereka tidak diposisikan pada pijakan kaki motor atau saat pengendara menggunakan kaki untuk membantu mereka melahap sebuah tikungan”.

Cedera lutut tidak pernah terjadi jika pengendara tetap berada diatas trailnya. Biasanya cedera lutut merupakan hasil dari tumbukan kaki atau lutut dengan tanah. Cedera lutut yang termasuk dalam kategori serius adalah putusnya otot ligament, patah tulang, dan kerusakan syaraf atau pembuluh darah di lutut.

Ada empat jenis otot ligamen yang terletak pada lutut manusia yaitu Anterior Cruciate Ligament (ACL), Posterior Cruciate Ligament (PCL), Medal Collateral Ligamen (MCL) dan Lateral Collateral Ligament (LCL). ACL dan PCL adalah dua otot ligament utama di lutut manusia. Keduanya merupakan otot yang menghubungkan tulang paha dengan tulang besar di bagian bawah kaki. LCL juga merupakan otot yang menghubungkan tulang paha dengan bagian bawah kaki, namun letaknya berada dipinggir lutut bagian luar, sementara MCL terletak pada bagian dalam lutut.

Dari empat otot ligamen, cedara pada ACL adalah yang paling sering terjadi. Menurut website WebMD.com, sebanyak 95 ribu orang di Amerika Serikat menderita cedera pada otot ACL mereka setiap tahunnya. Otot ligament memungkinan lutut untuk bergerak dengan semestinya, namun ketika otot tersebut tertarik dengan cara yang tidak normal, bisa mengakibatkan terjadinya kerusakan. Efek yang langsung bisa dirasakan tentunya adalah rasa sakit yang luar biasa dan kemungkinan terkena artritis serta tempurung lutut yang tidak stabil.

Jika terjadi cedera pada otot ACL dan LCL, biasanya memerlukan operasi untuk merekonstruksi ulang otot tersebut namun tidak demikian dengan cedera pada otot MCL dan PCL. Operasi rekonstruksi untuk dua otot itu hingga saat ini belum dapat dilakukan karena masih belum ditemukannya metode yang sempurna.

Untuk itulah penggunaan pelindung lutut menjadi hal yang penting dalam setiap kali mengendarai motor trail, terutama bagi mereka yang berkompetisi dalam kejuaran resmi. Namun Reusch mengatakan bahwa jika terjadi benturan yang amat keras pada lutut, fungsi pelindung lutut bisa menjadi minimal, dan cedera bisa menjadi lebih parah jika terus melanjutkan menunggangi trail tanpa mengindahkan rasa sakit.

Cara terbaik untuk menghidari terjadinya cederal lutut adalah berhati-hati saat mengendarai trail Anda. Jangan mengambil resiko berlebih terutama saat tubuh anda merasa lelah. Karena disaat lelah, otot anda tidak bekerja secepat dan seefektif biasanya. Anda tidak ingin kehilangan kesempatan untuk terus menggeber trail anda karena cedera lutut bukan?

comments

`