TRIAL GAME TRIAL GAME TRIAL GAME TRIAL GAME TRIAL GAME TRIAL GAME TRIAL GAME TRIAL GAME

0

Loading ...

Head To Head Motor Adventure Kelas Pemula

Teknis Kendaraan 09.03.2026

Segmen motor adventure kelas pemula 250cc liter semakin sengit persaingannya. Hal ini ditandai dengan hadirnya QJMotor Tourino 250 DX sebagai penantang baru di kelas ini. Model ini langsung berhadapan dengan Suzuki V-Strom 250SX, pemain yang lebih dulu dikenal di kelas turing ringan. Keduanya menawarkan konsep serbaguna untuk mobilitas harian sekaligus perjalanan jarak jauh, namun memiliki pendekatan berbeda dari sisi desain, performa, fitur, hingga harga. Nah buat yg penasaran, kami jabarkan head to headnya ya.

QJMotor Tourino 250 DX hadir dengan tampilan agresif dan modern. Lampu depan LED ganda dipadukan DRL bulat membentuk identitas visual futuristik. Fairing memiliki saluran udara sehingga memberi kesan sporty sekaligus membantu aliran angin. Windshield tinggi meningkatkan kenyamanan saat melaju cepat, sementara knalpot model high-mount memperkuat aura petualang serta aman ketika melintasi genangan.

Tangki dirancang ergonomis agar lutut mudah menjepit bodi ketika berkendara berdiri. Skid plate bawaan melindungi bagian bawah mesin dari benturan batu. Behel belakang siap menopang boks tambahan untuk kebutuhan perjalanan jauh.Dimensinya cukup proporsional dengan panjang 2.180 mm, lebar 935 mm, dan tinggi 1.420 mm. Ground clearance 225 mm memberi rasa percaya diri saat menghadapi rintangan. Tinggi jok 830 mm tergolong ramah bagi postur pengendara Indonesia.

Sementara Suzuki V-Strom 250SX mengusung konsep Lightweight Versatile Crossover. Desain paruh bebek di area depan menjadi ciri khas keluarga V-Strom. Setang tinggi menghasilkan posisi duduk tegak sehingga nyaman untuk perjalanan panjang. Hand guard melindungi tangan dari benturan, sedangkan windscreen berfungsi menahan terpaan angin dan kerikil.

Bodi terlihat ramping namun tangguh berkat shroud meruncing. Jok split lebar meningkatkan kenyamanan pengendara dan penumpang. Behel belakang besar mendukung pemasangan carrierSecara ukuran, panjangnya sama 2.180 mm namun lebih ramping dengan lebar 880 mm dan tinggi 1.335 mm. Ground clearance 205 mm masih memadai untuk jalur ringan. Tinggi jok 835 mm sedikit lebih tinggi dibanding rival.

QJMotor Tourino 250 DX menggunakan mesin satu silinder DOHC berpendingin cairan berkapasitas 249 cc. Tenaga maksimum 26 Hp pada 8.000 rpm dan torsi 21 Nm pada 6.000 rpm. Karakter tenaga terasa merata pada putaran menengah sehingga memudahkan saat menanjak atau membawa beban. Sistem EFI mendukung efisiensi bahan bakar serta respons gas halus. Transmisi manual 6 percepatan menghadirkan perpindahan gigi presisi. Bobot sekitar 152 kg membuat pengendalian terasa ringan. Tangki 13 liter mendukung perjalanan jarak jauh tanpa sering berhenti.

Di sisi lain, V-Strom 250SX memakai mesin satu silinder SOHC 249 cc dengan teknologi Suzuki Eco Performance. Pendinginan berbasis oli melalui Suzuki Oil Cooling System. Tenaga puncak 26,1 Hp pada 9.300 rpm dan torsi 22,6 Nm pada 7.500 rpm. Karakter mesin cenderung bertenaga pada putaran atas sehingga cocok untuk cruising kecepatan stabil. Transmisi manual 6 percepatan memastikan akselerasi halus.Bobot total 167 kg sedikit lebih berat dibanding Tourino. Kapasitas tangki 12 liter masih ideal untuk touring.

Tourino 250 DX menawarkan panel TFT full digital dengan informasi lengkap, termasuk indikator gigi dan engine warning. Tersedia power outlet USB type A dan type C untuk pengisian perangkat elektronik. Seluruh lampu sudah LED. Fitur keselamatan mencakup engine cut off dan hazard. Keunggulan utama terletak pada ABS dual-channel dengan fungsi switchable. Pengendara dapat menonaktifkan ABS roda belakang saat memasuki jalur tanah sehingga kontrol pengereman lebih fleksibel.

Suspensi depan upside-down memberikan stabilitas lebih baik serta tampilan premium. Velg jari-jari mendukung fleksibilitas ketika menghantam lubang. Ban depan 90/90-19 dan belakang 130/80-17 menghadirkan keseimbangan antara aspal dan jalur semi off-road.

Sementara itu V-Strom 250SX dibekali panel digital, lampu LED, USB port, serta fitur konektivitas Suzuki Ride Connect. Sistem ini memungkinkan pairing smartphone untuk mengakses informasi berkendara. Fitur ini menjadi nilai tambah bagi pengendara modern.

Suspensi depan teleskopik dan belakang swing arm coil spring oil damped dirancang menyerap guncangan secara optimal. Velg ukuran 19 inci depan dan 17 inci belakang menggunakan ban dual-purpose 100/90-19 dan 140/70-17. Sistem pengereman cakram depan dan belakang dilengkapi ABS dual-channel untuk mencegah roda terkunci.

QJMotor Tourino 250 DX dan Suzuki V-Strom 250SX sama-sama menyasar pengendara yang membutuhkan motor serbaguna untuk harian serta touring. Namun keduanya memiliki karakter berbeda. Tourino 250 DX cocok bagi pemula atau pengguna yang menginginkan motor adventure ringan, fitur melimpah, serta harga terjangkau. Suspensi upside-down, ABS switchable, dan bobot lebih ringan menjadi nilai utama.

V-Strom 250SX lebih tepat untuk pengendara yang mengutamakan kenyamanan perjalanan jauh, konektivitas smartphone, serta karakter mesin bertenaga pada putaran atas. Ergonomi duduk tegak dan reputasi Suzuki menjadi daya tarik tersendiri. Mana yang paling cocok? Tentu saja semua tergantung kebutuhan Anda ya.

Image credit : suzukimotorcycles.com

Berita terkait

News
Teknis Kendaraan 09.03.26

Aduh Kok Keras Banget Ini..

Salah satu hal yang sering menimpa pada pemilik motor trail yang hanya menggunakannya di waktu senggang adalah kunci kontak yang...

News
Teknis Kendaraan 09.03.26

Pastikan Lakukan Pengecekan Ban Sebelum..

Masuk akhir bulan Ramadhan dan jelang Lebaran, momen yang identik dengan peningkatan mobilitas dan perjalanan jarak jauh alias mudik. Nah...

News
Teknis Kendaraan 09.03.26

Pentingnya Lakukan Check Up Motor..

Tradisi mudik di Indonesia adalah hal yang rutin dilakukan setiap kali libur lebaran. Jika memutuskan berangkat sendiri menggunakan motor trail...