Salah satu kendala saat berkendara di siang hari terutama saat bulan Puasa adalah menghadapi terik panas matahari secara langsung. Efek lainnya adalah pengendara akan mengalami gerah, haus dan kepanasan. Dalam kondisi cuaca panas yang cukup ekstrim maka bisa menimbulkan gejala dehidrasi dimana tubuh pengendara kehilangan cairan.
Beberapa gejala yang menunjukkan kalau seseorang mengalami dehidrasi adalah rasa haus meningkat, kelelahan/kelesuan, pusing, sakit kepala, urine kuning gelap, penurunan output urine, mulut terasa lengket atau kering, hilangnya elastisitas kulit, dan sifat lekas marah.
Kabar baiknya adalah dehidrasi sangat mudah diperbaiki. Dehidrasi biasanya lebih dari sekadar kekurangan cairan, karena ini juga menandai kamu mengeluarkan garam dan gula penting yang menyebabkan ketidakseimbangan dalam tubuh.
Jika dibiarkan kondisi tersebut bisa berpotensi bahaya dan menyebabkan pengendara kehilangan konsentrasi saat mengendalikan sepeda motor dan yang lebih parah bisa menyebabkan kehilangan kesadaran. Nah ada beberapa tips nih yang bisa membuat mudik Anda lebih nyaman dan jauh dari dehidrasi. Simak bareng yuk.
Disarankan untuk makan sahur, karena sangat dibutuhkan untuk memenuhi asupan gizi yang cukup, serta minum air sesuai yang dibutuhkan agar aktivitas berkendara di siang hari akan membuat kondisi badan lebih prima dan siap menghadapi rutinitas sehari-hari seperti biasanya.
Untuk menghindari dehidrasi ketika berkendara di siang hari, pengendara harus mengatur jadwal yang tepat baik ketika berangkat beraktivitas maupun ketika hendak pulang. Untuk waktu yang ideal berangkat bekerja adalah berangkat lebih awal terutama di pagi hari pada saat sebelum terik matahari.
Berangkat lebih awal juga bisa mengantisipasi kemacetan arus lalu-lintas di perjalanan. Atur rute perjalanan yang tepat, pengendara bisa memanfaatkan teknologi seperti menggunakan aplikasi Google Maps dan sejenisnya untuk mengetahui kepadatan trafik lalu lintas.Cari rute yang tepat atau tercepat, atau bisa juga menggunakan jalur alternatif untuk menghindari kemacetan. Hal tersebut juga untuk menghindari gejala kelelahan atau dehidrasi ketika berkendara.
Berkendara di siang atau malam hari harus selalu gunakan perlengkapan berkendara seperti helm, jaket, sepatu dan juga sarung tangan untuk mengurangi dampak yang di timbulkan seandainya kita mengalami kecelakaan. Selain itu, posisi berkendara yang baik juga akan mempengaruhi kenyamanan dan tingkat kelelahan yang kita rasakan ketika berkendara. Selain itu, memberikan tambahan waktu istirahat yang cukup akan membuat kondisi badan tetap prima. Untuk mengantisipasi menghadapi waktu berbuka saat diperjalanan, jangan lupa untuk selalu membawa air minum yang cukup ya.
Image credit : revzilla.com