Popularitas supermoto di Indonesia semakin kuat, hal ini dimulai sejak banyaknya pilihan beragam jenis motor trail yang menjamur di pasar otomotif tanah air. Tapi banyak yang belum tahu nih asal-usul supermoto. Kendati banyak pabrikan yang kini mengeluarkan jenis motor ini, namun awalnya supermoto adaalah hasil modifikasi dari motor trail.
Nah asal muasal kompetisi Supermoto ini, awalnya tuh berasal dari Eropa loh. Tapi seiring dengan berjalannya waktu, Supermoto semakin mendunia dan cakupannya bukan cuma Eropa saja. Supermoto, berawal dari kompetisi yang menguji kemampuan motor, untuk bisa menaklukan 2 medan berbeda sekaligus nih, yakni aspal dan tanah, yang berada di dalam satu lintasan.
Awalnya Supermoto di Eropa ini, dimulai di tahun 1970-an. Dimana, para rider balap kala itu, mulai memodifikasi motor-motor cross mereka, supaya entah bagaimanapun caranya, motocross mereka ini, bisa melaju mulus di lintasan beraspal. Tentu, disini yang jadi bintang utama modifikasi, adalah ban motor, sebagai penopang utama kendaraan berjalan.
Tapi, tidak berhenti di ban aja nih yang dimodifikasi, part lain pun, banyak yang dimodifikasi juga, karena setelah melalui berbagai macam uji coba, ternyata memodifikasi ban aja, nggak cukup untuk menaklukan dua medan sekaligus. Part-part lain yang juga dimodifikasi, diantaranya suspensi, braking system, dan juga tentu saja mesin dari motor itu sendiri.
Modifikasi ban, suspensi, braking system, dan mesin motor, sangat diperlukan untuk bisa menciptakan Supermoto yang ideal. Karena balik lagi nih, namanya kompetisi 2 medan sekaligus kan, pasti kebutuhan motor pun, harus disesuaikan, agar bisa menaklukan ke 2 medan di lintasan balap Supermoto.
Berasal dari Eropa di tahun 70-an, kini, Supermoto pun terus berkembang di seluruh dunia, dengan berbagai kejuaraan tingkat nasional dan juga international. Setiap tahunnya, kejuaran internasional Supermoto, bakal dimulai di bulan April, yang berlokasi di beberapa sirkuit ternama di Eropa, seperti Spanyol, Italia, Polandia, Jerman, Rumania, Belgia, dan juga Perancis. Kompetisi Supermoto itu sendiri, dapet reputasi sebagai balapan yang fun dengan memadukan keterampilan lintasan tanah dan aspal.
Walaupun popularitasnya semakin menanjak, namun ajang kompetisi supermoto di tanah air masih terbilang minim. Para pemilik motor jenis ini lebih banyak menggunakannya untuk kegiatan harian. Beberapa waktu lalu, ajang kompetisi supermotor Trial Game Asphalt pernah digelar, namun terhenti sejak pandemi melanda dunia. Semoga kompetisi supermoto bisa lebih marak lagi, sehingga bisa memutar roda kompetisi secara rutin.
Image credit : antaranews.com