TRIAL GAME TRIAL GAME TRIAL GAME TRIAL GAME TRIAL GAME TRIAL GAME TRIAL GAME TRIAL GAME

0

Loading ...

Mewah Banget Spesifkasi Versi Terbaru Motor Adventure Ini

Teknis Kendaraan 02.03.2026

Sejak pertama kali diluncurkan pada akhir 2021 lalu, motor adventure milik Ducati yaitu DesertX mencuri perhatian para pecinta otomotif. Motor yang menyapa Indonesia dua tahun kemudian ini, dianggap sebagai nafas baru di tengah ramainya persaingan kelas motor adventure.

Nah gak heran jika kemudian kemunculan Ducati DesertX generasi terbaru adalah kabar yang sangat dinantikan. Ducati tidak bermain aman dengan sekadar memberikan warna baru,  mereka merombak total struktur motor ini dari nol. Dengan mesin yang lebih efisien dan sasis yang lebih kaku, DesertX siap mengukuhkan posisinya di kelas adventure menengah. Model anyar ini pertama kali dipamerkan di ajang EICMA 2025 di Milan, Italia, dan akan mulai tersedia di dealer Eropa pada April mendatang.

Ada banyak hal menarik utama yang membuat Ducati DesertX terbaru ini layak menjadi pusat perhatian. Misalnya, mesin V-Twin 890 cc yang lebih lincah. Mesin generasi terbaru ini fokus pada performa putaran bawah dan menengah. Tenaganya mencapai 110 daya kuda dan torsi 92 Nm.

Untuk menghentikan tenaga besarnya, Ducati menyematkan cakram ganda di roda depan dan satu cakram di belakang. Sistem pengereman ini dirancang untuk tetap pakem namun tetap mudah dirasakan di atas permukaan jalan yang licin atau berpasir.

Selain itu rangka motor petualang buatan Ducati ini juga baru. Berbeda dengan sasis konvensional, DesertX kini menggunakan rangka aluminium monocoque. Desain ini menjadikan mesin sebagai bagian dari penguat rangka (stressed member). Motor menjadi jauh lebih kaku namun memiliki bobot total yang lebih ringan dibandingkan pendahulunya.

Sebagai motor adventure tentu sektor kaki-kaki tetap menjadi prioritas. Di bagian depan motor ini menggunakan garpu USD (Up-Side Down) dengan travel panjang yang bisa disetel sepenuhnya. Di belakang, monoshock dengan mekanisme link-type baru untuk peredaman yang lebih progresif.

Teknologi motor ini diperbarui dengan layar TFT baru yang memiliki grafis lebih tajam. Fitur keselamatannya meliputi Riding Modes, Cornering ABS, Traction Control dan Wheelie Control, serta Cruise Control untuk kenyamanan di jalan tol.

Dari sisi fitur, DesertX 2026 hadir dengan quickshifter 2.0 sebagai standar, empat level Cornering ABS, serta enam mode berkendara yang terdiri dari Enduro, Rally, Sport, Touring, Urban, dan Wet. Ducati menjelaskan bahwa level 1 dan 2 pada Cornering ABS dirancang khusus untuk off-road, sementara level 3 dan 4 difokuskan untuk penggunaan jalan raya. Sistem ABS juga dapat dinonaktifkan saat menggunakan mode Enduro dan Rally. Untuk mendukung kemampuan jelajah, DesertX terbaru menggunakan tangki bahan bakar polimer 18 liter yang lebih ramping dan ringan, dengan bobot basah mencapai 209 kg tanpa bahan bakar.

Secara visual, DesertX tetap mempertahankan wajah "Rally" yang khas dengan lampu depan ganda yang ikonik. Namun, Ducati memberikan sentuhan halus yang membuatnya tampak lebih modern dan ramping. Bodi motor dibuat minimalis untuk menonjolkan kesan tangguh namun fungsional.

Motor adventure ini juga dibekali ban Pirelli Scorpion Rally Street yang dipasang pada velg 21 inci di depan dan 18 inci di belakang, mempertegas karakter DesertX sebagai motor penjelajah yang siap menghadapi medan on-road maupun off-road.

Posisi berkendara telah direvisi untuk memberikan kenyamanan lebih, terutama saat pengendara harus berdiri di atas pijakan kaki ketika melewati medan berat. Posisi filter udara juga dipindahkan ke bagian belakang fairing depan, sehingga memudahkan pemilik untuk melepas dan membersihkannya sendiri setelah melewati jalanan berdebu. Nah semoga saja pasar Indonesia tidak perlu menunggu terlalu lama seperti saat menunggu model terdahulunya ya.

Spesifikasi

ENGINE TYPE Ducati V2 engine: 90° V2, 4 valves per cylinder, intake variable valves timing system, liquid cooled
DISPLACEMENT 890 cc (54,3 cu in)
POWER 110,3 hp (81,1 kW) @ 9.000 rpm
TORQUE 92 Nm (9,4 kgm, 68 lb ft) @ 7.000 rpm
WET WEIGHT NO FUEL 209 kg (461 lb)
SEAT HEIGHT 880 mm (34.6 in) 900 mm (35.4 in) with high seat 860 mm (33.9 in) with low seat 840 mm (33.1 in) with low seat and low suspension kit
VALVE CLEARANCE CHECK 45.000 km (28.000 mi)

FRAME Monocoque Aluminum
FRONT SUSPENSION KYB 46 mm upside-down fork, fully adjustable
FRONT WHEEL Cross-spoked, tubeless, 2.15″x21″
FRONT TIRE Pirelli Scorpion Rally STR 90/90 – 21 M/C 54V M+S TL (A)
REAR SUSPENSION KYB shock absorber, fully adjustable, remote preload adjustment, full floater progressive link
REAR WHEEL Cross-spoked, tubeless, 4.5″x18″
REAR TIRE Pirelli Scorpion Rally STR 150/70 R18 M/C 70V M+S TL

Image credit : manofmany.com

 

 

 

Berita terkait

News
Teknis Kendaraan 02.03.26

Dampak Gunakan Knalpot Racing Pada..

Popularitas supermoto yang semakin menjadi ternyata membuat populasi motor ini berkembang biak dengan pesat di Indonesia. Bahkan pabrikan motor kini...

News
Teknis Kendaraan 02.03.26

Ban Dalam Bikin Ban Motor..

Pengguna motor trail biasanya lebih memilih menggunakan ban motor tube ketimbang tubeless. Penggunaan ban dalam pada motor trail boleh dibilang...

News
Teknis Kendaraan 02.03.26

Kupas Habis Seluk Beluk Ban..

Dalam sejarah motor, penggunaan ban motor trail bermula seiring dengan perkembangan sepeda motor untuk menghadapi medan offroad yang menantang. Awalnya,...