caption trialgame

Moped Offroad Siap Melaju

Tuesday, 5 May 2020

 

Menurut halaman wikipedia, definisi moped adalah tipe sepeda motor berdaya rendah dan berpedal, dirancang untuk menyediakan sarana transport sederhana, murah dan tidak memerlukan izin.Dan kepanjangan moped sendiri adalah motor berpedal. Saat ini banyak beredar moped bertenaga listrik, yang biasanya banyak berkeliaran di sekitar komplek perumahan.

Nah lantas bagaimana jika moped kemudian didesain untuk bisa melahap medan offroad? jangan kaget karena pabrikan moped asal Selandia Baru, UBCO, belom lama merilis moped listrik yang bisa digunakan pada medan offroad.

Produk yang bernama UBCO 2×2 elektrik awalnya dirancang untuk mempermudah kegiatan pertanian dan peternakan. Apalagi jenis Moped, lebih mudah untuk mendapat legalitas ketimbang motor biasa di sana.Ternyata kemampuan UBCO justru melebihi apa yang dikehendaki.

Bentuknya jauh dari kesan tangguh. Komposisi motor hanyalah tulang belulang yang sisanya terekspos. Tak satupun panel menutupi jeroan. Seperti sebuah pengantar barang – dengan jok tunggal dan rak besi depan belakang. Tapi siapa sangka jarak ke tanah cukup tinggi. Bahkan dilengkapi ban tahu ala motor trail agar bisa mendapatkan traksi optimal pada medan tanah.

Moped ini memiliki bodi yang terbuat dari dari aluminium alloy seri 7000. Ditambah fork teleskopik memiliki travel 130 mm untuk mengayun di medan dinamis. Sementara belakangnya dipasang suspensi ganda 32 mm, yang memiliki jarak main sampai 120 mm.

Bobot motor cukup ringan, namun bisa mengangkut barang berat. Total hanya 65 kg, sudah termasuk baterai. Di saat bersamaan, rack depan dan belakang tadi bisa mengakomodir perlengkapan seberat 150 kg.

Moped ini memiliki baterei yang tenaganya tersalur ke dua roda. Masing-masing memiliki motor elektrik 1 kW yang terhubung dengan baterai. Traksi jelas optimal berkat putaran dari semua ban. Sementara jantung elektrik lithium-ion berkapasitas 52,2 Ah, sanggup meraih kecepatan puncak 50 kpj, serta jarak tempuh 120 km.Kalau urusan pengisian daya, standar saja. Kurang lebih satu kali isi memakan waktu enam sampai delapan jam, dari soket listrik rumah biasa. Sayangnya moped ini tidak dilengkapi dengan fitur fast charging jadi Anda harus bijaksana saat mengendarainya.

Oh iya buat Anda yang ingin memiliki moped jenis ini, harganya cukup menguras kantor karena jika dikonversi ke Rupiah maka harga jualnya sekitar 75 jutaan. Kalo dipikir-pikir, bisa dapet motor trail entry level pabrikan Jepang juga ya.

comments

`