Ketika Anda melakukan modifikasi supermoto, salah satu ubahan yang sering dilakukan selain bagian kaki-kaki adalah bagian rem. Biasanya rem akan dirubah menjadi rem cakram nih. Rem dalam hal ini merupakan komponen yang berfungsi untuk menghentikan laju kendaraan. Sedangkan cakram sendiri merupakan komponen yang dipasang pada bagian motor untuk dapat dioperasikan sehingga membantu rem dalam cara kerjanya.
Rem dan cakram ini nantinya akan bekerja bersama, sehingga menjadi identik disebut rem cakram. Sederhananya, cara kerjanya adalah rem nantinya akan menjepit bagian cakram sehingga roda yang berputar akan berhenti. Lebih rincinya lagi, rem cakram ini adalah salah satu jenis sistem pengereman yang sudah banyak digunakan pada motor. Sistem pengeremannya dilaksanakan dengan metode jepit.
Rem sudah menjadi kebutuhan penting bagi kendaraan. Mengingat fungsinya yang sangat vital, maka menyediakan rem yang baik perlu diupayakan. Ketersediaan rem di pasaran relatif banyak. Ini karena motor juga memiliki karakteristik yang berbeda, sehingga komponennya juga perlu menyesuaikan.
Dalam hal ini, ada tiga jenis rem cakram pada motor yang sering dijumpai di pasaran. Yang pertama adalah rem cakram fix. Rem cakram jenis fixed atau fix umum ditemukan di bagian motor yang ber- cc kecil. Ini telah disesuaikan dengan kapasitas lajunya, yang mana motor ber- cc kecil memiliki cakram yang mini juga. Rem cakram jenis ini dapat ditemukan di pasaran dengan harga yang relatif murah dibandingkan dengan jenis lainnya. Namun, menggunakan rem fix perlu berhati-hati sebab jenis ini tidak dapat memuai maupun menyusut ketika beradaptasi dengan suhu kendaraan.
Jenis rem berikutnya adalah semi floating. Rem jenis ini biasa dipasangkan pada kendaraan yang memiliki cc 250 atau lebih. Pada tipe ini terlihat bagian luarnya mengambang sebagai ciri utama yang mudah dikenali. Ini karena posisi cakram terpisah dengan velgnya, begitu pula bagian dudukannya.
Dan yang terakhir adalah rem cakram jenis floating. Rem cakram motor jenis floating dikenal dengan jenis rem yang superior. Pasalnya, rem jenis ini digunakan untuk roda motor balap. Dari sini, sudah bisa disimpulkan bukan bagaimana kemampuan rem ini dalam kinerjanya? Bisa dibilang rem ini memiliki harga yang mahal di pasaran, namun hal tersebut tampaknya sebanding dengan kemampuannya. Rem ini diadaptasikan dengan motor yang memiliki performa kecepatan tinggi..
Rem jenis floating memiliki keunggulan tidak penyok saat terjadi gesekan. Selain itu, daya panas yang timbul ketika laju kendaraan tinggi, akan menyebabkan timbul suhu panas yang dapat membuat rem cakram memuai.Penurunan performa pada motor mungkin saja terjadi karena penggunaannya yang sudah cukup lama. Semakin sering digunakan, maka perlu perhatian lebih dalam merawatnya. Ini berlaku pula untuk rem motor.
Memantau performa rem cakram agar tetap maksimal sangat diperlukan. Beberapa tips sederhana merawat rem cakram motor yang bisa dilakukan antara lain dengan memperhatikan kondisi pemasangan rema ya. Agar rem dapat bekerja dengan baik, perlu pemasangan yang tepat sesuai dengan yang disarankan. Bila Anda tak cukup yakin dengan pemasangan yang dilakukan sendiri, maka membawanya ke bengkel resmi dapat menjadi solusi terbaik.
Kemudian pastikan untuk mengecek minyak rem secara berkala. Minyak rem memiliki peran yang cukup banyak dalam menunjang performa rem cakram. Agar rem cakram dapat difungsikan dengan baik, maka memperhatikan minyak rem wajib dilakukan. Memeriksa kondisi minyak rem secara berkala dapat menjadi tips merawat rem dengan sederhana. Anda dapat menemukan dengan mudah dan memilih penanganan yang tepat bila dalam pemeriksaan telah menemukan kondisi minyak rem yang tidak baik.
Apabila minyak rem sudah berada dalam kondisi baik, maka komponen selanjutnya yang perlu diperiksa adalah kondisi selang. Ini akan mempengaruhi aliran minyak rem ke rem ketika sedang digunakan. Hindari kebocoran selang agar tidak terjadi ketumpahan minyak rem. Sifat minyak yang licin nantinya pasti akan mempengaruhi kinerja rem cakram.
Berbicara mengenai rem, sudah pasti bersangkutan dengan gaya gesek. Kinerja rem yang memanfaatkan gaya gesek secara langsung dibantu oleh kampas rem. Bila telah menemukan kondisi kampas yang aus, maka sebaiknya segera menggantinya. Kampas rem memiliki peluang aus yang tinggi dalam penggunaannya. Maka dari itu, penting sekali menjaga rem agar tidak bergesekan dengan kampas yang aus. Kondisi ausnya kampas, akan membuat rem menjadi lebih licin karena gaya gesek yang ditimbulkan semakin kecil.
Image credit : scorchedrc.com