Menggunakan motor trail baik itu untuk trabasan atau kegiatan harian tentu memiliki resiko dong. Salah satu resikonya adalah jatuh dari motor. Hal ini bisa terjadi baik di jalan raya maupun di medan offroad. Nah biasanya nih, bagian tubuh yang paling mudah terluka akibat jatuh dari motor adalah lutut nih.
Luka jatuh dari motor di lutut, dikenal pula dengan luka lecet, yang merupakan salah satu jenis luka terbuka yang terjadi pada permukaan luar kulit, di mana luka lecet ini sering terjadi ketika kulit bergesekan dengan permukaan kasar sehingga lapisan atas kulit mengelupas. Luka lecet akibat jatuh dari motor adalah hal yang umum dialami oleh hampir setiap orang. Jenis luka ini dapat terjadi di siku, lutut, pergelangan kaki, hingga tulang kering.
Luka jatuh dari motor ini memang dapat menyakitkan. Namun, sebenarnya luka jenis ini tidak menyebabkan perdarahan yang hebat. Tapi perlu dipahami, bahwa luka-luka lecet akibat jatuh dari motor harus segera diobati. Mengobati luka jatuh dari motor dengan benar tentu saja dapat membantu mencegah luka agar tidak menimbulkan infeksi dan meminimalisir munculnya jaringan parut pada kulit. Pada kasus yang ringan, luka jatuh dari motor dapat ditangani sendiri di rumah dengan langkah-langkah di bawah ini ya.
Sebelum mengobati luka lecet sendiri atau luka milik orang lain, pastikan kita mencuci tangan terlebih dahulu dengan sabun dan air mengalir. Langkah ini dilakukan untuk membersihkan kuman atau bakteri di tangan kita yang mungkin dapat menyebabkan infeksi pada luka.
Langkah selanjutnya adalah mencuci luka yang lecet, tanpa menggosok atau menekan luka terlalu dalam. Pasalnya, menggosok atau menekan luka justru dapat menyebabkan perdarahan lebih lanjut. Sebaiknya, cuci luka dengan air yang mengalir selama beberapa menit.
Untuk membersihkan kotoran yang terdapat pada luka, kita dapat menggunakan pinset yang sudah disterilkan dengan alkohol atau obat antiseptik khusus luka. Dengan sangat hati-hati, kita dapat mengambil kotoran, kerikil, atau serpihan pasir, kaca, atau rumput yang mungkin menempel pada luka.
Ketika luka sudah dibersihkan, selanjutnya kita bisa mengoleskan krim antibiotik tanpa resep dokter, seperti bacitracin, neosporin, ataupun polysporin. Jenis krim antibiotik ini dapat membantu menjaga kelembapan kulit dan mencegah timbulnya infeksi. Kita dapat mengoleskan krim secara tipis untuk mempercepat proses penyembuhan dan mengurangi terbentuknya jaringan parut. Akan tetapi, segera hentikan penggunaan salep antibiotik jika ternyata muncul ruam, ya!
Jika luka lecet yang kita alami tergolong berukuran kecil, maka cukup diamkan luka hingga mengering. Namun jika luka lecet berukuran besar, kita bisa menutupnya menggunakan kain kasa, terutama jika kita harus beraktivitas di luar rumah. Menutup luka dengan kain kasa dapat menjaganya tetap lembap dan akan membantu mempercepat proses penyembuhan luka. Selain itu, langkah ini juga akan mencegah luka kontak langsung dengan bakteri. Namun perlu diingat, pastikan untuk mengganti kain kasa sehari sekali atau dua kali dalam sehari, ya! Terlebih jika kain kasa basah atau tidak sengaja kotor.
Luka jatuh dari motor merupakan salah satu jenis cedera yang ringan. Namun pada beberapa kasus, luka lecet ini mungkin membutuhkan tindakan medis tertentu. Jangan ragu untuk segera berkonsultasi dengan dokter jika luka tidak berangsur sembuh. Yang paling penting adalah jaga keselamatan saat berkendara ya.
Image credit : centerurgentcare.com