Fungsi utama ban motor trail, terutama dengan desain "ban pacul" (knobby), adalah memberikan traksi maksimal di medan off-road yang licin, berbatu, berpasir, atau berlumpur. Ban ini menopang beban, meredam guncangan, dan mengarahkan kendaraan dengan grip superior dibandingkan ban aspal.
Menggunakan ban yang sudah termakan usia, akan membuat performa motor trail Anda tidak akan optimal. Ban yang sudah tua cenderung tidak memiliki kemampuan untuk mencengkram sehingga bisa dengan cepat membuat anda tersungkur saat melakukan trabasan. Ada beberapa tanda-tanda bahwa ban motor trail Anda harus segera diganti, diantaranya bahkan bisa terlihat dengan mudah.
Yang paling mudah dikenali adalah kondisi kembang di ban yang hilang atau rusak menjadi pertanda awal bahwa ban Anda sudah tidak pada performa terbaiknya. Kembang yang tumpul memiliki arti bahwa ban tersebut sudah kehilangan gigitan daya cengkram pada permukaan. Kendati biasanya kondisi kembang tumpul hanya pada beberapa bagian ban saja, namun hal ini berpengaruh saat anda melakukan akselerasi, dan jangan kaget jika kemudian Anda kehilangan kendali pada motor trail.
Perhatikan juga yang perubahan warna pada ban. Ban akan terlihat berwarna abu-abu ketimbang hitam. Hal ini menandakan bahwa ban tidak disimpan dengan benar dan biasanya akan diikuti oleh kondisi fisik ban yang mulai retak.
Ada beberapa tanda lainnya yang mengharuskan anda menginspeksi lebih jauh kondisi ban motor trail anda. Periksalah apakah kondisi karet pada ban anda keras atau tidak. Ban tersebut bisa terlihat hitam mengkilat dan sempurna, namun karena proses penyimpanan atau karena bahan baku ban yang tidak bagus, kondisi karet ban bisa mengeras dengan sendiri. Untuk biasakan menyimpan motor trail Anda ditempat yang teduh, jangan langsung terkena matahari. Ekspos langsung dari ultraviolet bisa mempengaruhi kondisi karet ban trail.
Adanya benjolan pada permukaan ban karena terlalu lama digunakan dan efek terkena benturan keras. Benjolan pada ban sangat riskan dan rentan menimbulkan bahaya. Karena kondisi karetnya sudah tidak layak dan berpengaruh pada handling motor saat melaju kencang dan menikung. Ban yang berfungsi baik salah satu indikatornya adalah sejalan dengan kinerja shockbreaker pada motor. Terutama saat melintas di jalanan yang tidak merata.
Pada ban motor telah tercantum,Tread Wear Indicators (TWI) sebagai indikator pengukuran ketebalan ban yang terletak pada sisi permukaan ban. Indikator berupa tonjolan berbentuk segitiga ini berfungsi untuk membantu memeriksa ketebalan permukaan ban. Juga, sebagai penanda kapan ban mesti diganti. Saat ban sudah berada dalam posisi yang makin dekat dengan ujung atau bahkan sejajar dengan TWI, yaitu kurang dari batas 1,6 mm, artinya karet ban sudah mulai menipis, sehingga harus diganti.
Jika Anda harus mengganti ban, lebih baik menggantinya sekaligus. Jangan mempertimbangkan bahwa ban depan masih terlihat bagus. Sudah pasti ban belakang memiliki kondisi yang tidak bagus karena merupakaan tumpuan dari putaran mesin. Mengganti ban depan dan belakang secara bersamaan akan membuat performa trail terasa lebih baik dibandingkan mengganti satu ban saja.
Dan jangan lupa ya, pastikan selalu menggunakan tekanan udara yang sesuai dengan kebutuhan. Sehabis trabasan, pastikan untuk mengecek kembali tekanan udara. Apalagi jika motor trail Anda biasa digunakan untuk kegiatan sehari-hari. Salah –salah ban bisa rusak karena Anda lupa menambah tekanan udara setelah trabasan.
image credit : carterpowersports.com