Pemilik supermoto yang gemar touring jarak jauh tentu sudah tidak asing lagi jaket ya. Berbeda dengan penggemar trabasan yang bisa dibilang jarang menggunakan jaket, piranti ini menjadi hal wajib yang harus digunakan dalam setiap petualangannya.
Tapi sebenarnya apa yang menjadikan sebuah jaket touring bisa dikatakan terbaik? Apakah pemilihan bahan yang digunakan? Atau model yang dipakai? Atau justru tampilan dari jaket itu sendiri? Ada bebeapa kriteria nih yang harus Anda perhatikan jika ingin mendapatkan jaket touring terbaik. Nah simak perinciannya ya.
Touring sendiri dilakukan dalam kelompok tertentu, dan dengan kecepatan yang cukup tinggi. Maka rasanya penting agar Anda memastikan jaket yang dipakai memiliki proteksi optimal pada tubuh untuk mengurangi resiko cedera. Di saat yang sama, pastikan juga jaket tidak terlalu tebal agar tidak membebani tubuh terlalu berat. Ini penting karena perjalanan akan ditempuh dalam waktu yang lama. Semakin berat jaket yang Andagunakan, maka semakin lekas lelah pula tubuh saat touring nanti.
Seperti yang disebutkan sebelumnya, jaket ini akan Anda gunakan dalam waktu yang lama. Maka tak kalah penting untuk memastikan jaket tersebut memiliki sirkulasi udara yang baik. Sederhana saja, agar tubuh tetap terjaga dalam suhu yang nyaman saat perjalanan. Tidak terlalu terbuka, dan tidak tertutup rapat, jadi angin yang Anda tembus nantinya tetap bisa menyusup masuk untuk menjaga suhu tubuh. Sirkulasi udara juga penting agar tubuh bisa bernafas, dan kenyamanan bisa dipertahankan.
Poin ketiga dalam memilih jaket touring terbaik adalah terkait dengan ukuran. Yap, kesesuaian ukuran jaket dengan badan Anda penting untuk meningkatkan kenyamanan dalam berkendara. Tak hanya itu, jaket dengan ukuran yang fit akan bisa memberikan proteksi dengan baik.
Sangat direkomendasikan untuk memilih jaket yang menggunakan velcro di beberapa bagian, sehingga ukurannya sedikit bisa disesuaikan. Keberadaan velcro ini bisa membantu mendapatkan ukuran yang pas pada bagian pinggang hingga pergelangan tangan.
Poin keempat, adalah keberadaan pita reflektor di jaket. Touring tentu akan menghadapi gelapnya malam dan keterbatasan cahaya. Dengan keberadaan pita reflektor ini, Anda tetap bisa melihat dengan jelas keberadaan pengendara di bagian depan atau belakang. Jika tidak memiliki fitur tersebut maka direkomendasikan memiliki warna mencolok pada sebagian atau seluruh jaket. Warna seperti ini dapat meningkatkan konsentrasi dan kewaspadaan, sehingga bisa lebih fokus dan tidak mudah melamun saat berada di dalam rombongan berkecepatan tinggi.
Dan yang terakhir adalah memiliki fitur wind breaker untuk menghalau angin. Fitur ini sebenarnya sudah harus jadi standar baru untuk kelas jaket touring, karena secara langsung dapat melindungi bagian dada dan depan tubuh dari paparan angin langsung. Angin yang kuat dan terus menerus bisa mengganggu kesehatan jika dibiarkan tanpa dihalau. zFitur ini kemudian disematkan pada jaket tipe ini agar dapat membantu menghalau angin secara langsung, dan membuangnya ke bagian luar tubuh. Ini menjadikan proteksi terhadap angin lebih tinggi, sehingga resiko kesehatan yang ditimbulkan bisa ditekan.
Image credit : newatlas.com