Pengguna motor trail harian pasti pernah ngalamin nih. Tarikan motor terasa berat, gas udah diputer maksimal tapi kok laju tetap pelan nih. Selidik punya selidik ternyata rantai motor kendor. Rantai motor yang kendor dapat menyebabkan tarikan gas menjadi tidak responsif, boros bahan bakar, dan menimbulkan suara berisik. Jika dibiarkan, rantai bisa lepas dari gir dan mengunci roda secara mendadak, yang berisiko tinggi menyebabkan kecelakaan fatal.
Sudah pasti dong, Anda bakal langsung mengencangkan rantai kendor tersebut tapi tahukah Anda ternyata tidak boleh asal kencang saja lho. Mungkin Anda termasuk salah satu pemiliki motor yang beranggapan menyetel rantai cukup dengan membuatnya menjadi lebih kencang atau tidak kendur. Padahal, anggapan semacam itu salah. Kondisi rantai yang sudah kendur memang harus disetel ulang agar nyaman dan aman saat digunakan. Dengan catatan, kondisi rantai maupun gearnya masih dalam kondisi bagus dan belum aus. Tetapi, bukan berarti harus menyetelnya hingga sangat kencang.
Rantai sepeda motor mempunyai batas usia pemakaian, yakni berkisar 15.000 kilometer. Jika rantai sudah kendur berarti saatnya dilakukan penyetelan kembali. Dengan catatan rantai, dalam kondisi masih baik atau masih layak digunakan. Penyetelan ini agar rantai kembali prima dan kendaraan bisa berjalan lebih nyaman.
Menyetel rantai harus memperhatikan tingkat ketegangannya dan dalam menyetel rantai ada aturannya. Paling penting memastikan ketegangan rantai sebelum dan sesudah mendapatkan tekanan. Sesuai dengan standar pabrikan, biasanya jarak ketegangan rantai antara 2 sentimeter sampai dengan 3 sentimeter.
Jika menyetel rantai terlalu kencang itu efeknya bisa membuat rantai cepat aus jika dibiarkan rantai bisa molor atau kendur. Selain itu, gear juga akan lebih cepat aus dan yang lebih parah lagi sewaktu-waktu akan putus. Sebaliknya, jika penyetelan rantai terlalu kendur efek yang akan terjadi adalah rantai bisa saja terlepas dari gear.Rantai bisa saja los atau keluar dari mata gear karena terlalu kendur.
Kemudian kalau tidak segera disetel bisa berpengaruh pada konsumsi bahan bakar. Motor yang rantainya kendur, menurutnya akan lebih boros dalam konsumsi bahan bakar. Hal ini disebabkan karena performa motor juga akan berpengaruh. Karena performa motor juga akan terpengaruh otomatis konsumsi bahan bahan atau bensin pun juga menjadi lebih boros.
Oh iya dalam menyetel rantai motor trail, Anda harus memperhatikan tension atau jarak bebas rantai ya. Tension atau jarak bebas (free play) rantai motor trail yang ideal adalah sekitar 25 mm hingga 35 mm (atau 2 hingga 3 cm). Karena motor trail memiliki jarak gerak suspensi (suspension travel) yang sangat panjang, rantai tidak boleh disetel terlalu kencang agar tidak cepat putus saat suspensi bekerja maksimal.
Image credit : apollo.com