Penggila trabasan pasti pernah nih mengalami kecelakaan saat melibas lintasan offroad. Tapi tahukah Anda jika benturan keras yang terjadi saat trabasan ternyata bisa lho merubah rangka motor trail Anda menjadi bengkok. Perubahan bentuk tersebut akan memengaruhi kinerja dari motor Anda. Pasalnya rangka motor berfungsi sebagai penstabil kendaraan, menyerap goncangan, menahan beban, hingga membantu sistem suspensi.
Lantas memang apa saja sih dampak yang bisa terjadi saat rangka motor trail bengkok? Dampak pertama dari rangka motor yang bengkok adalah turunnya stabilitas dan kontrol. Motor Anda akan terasa tertarik ke satu sisi ketika setang dilepas. Kemudian Anda juga akan kesulitan menjaga keseimbangan, terutama ketika Anda melaju dalam kecepatan tinggi. Motor akan terasa goyang atau tidak presisi ketika Anda menikung.
Ketika rangka motor Anda bengkok, maka risiko jatuh akan lebih tinggi. Terutama saat Anda terpaksa mengerem secara mendadak. Respons setang juga menjadi tidak akurat yang akhirnya membahayakan jika berada di kondisi yang darurat. Tidak hanya itu, ban motor juga akan kehilangan traksi optimal. Akibat lain dari rangka motor bengkok, ban motor akan aus secara tidak merata.Kemudian komponen seperti bearing roda, komstir, swing arm, dan shock cepat mengalami kerusakan. Belum lagi rantai dan gear set menjadi lebih cepat aus karena posisinya tidak sejajar.
Dampak selanjutnya adalah shock bagian depan atau belakang terasa keras atau tidak seimbang. Ketika Anda mengendarai motor di jalan yang bergelombang akan terasa tidak nyaman. Ini karena daya redam tidak bekerja maksimal. Oh iya, Selama Anda berkendara dengan rangka motor yang bengkok, posisi duduk akan terasa aneh. Kemudian motor terasa berat untuk dikendalikan. Getaran juga turut meningkat.
Tentunya rangka motor yang sudah tidak sesuai standar seperti bengkok akan sulit laku jika Anda menjualnya. Pembeli dan orang bengkel akan melakukan deteksi secara teliti dan detail sebelum benar-benar membelinya.
Biar lebih mudah ada beberapa ciri-ciri yang dapat membantu Anda untuk mengetahui apakah rangka motor perlu diperbaiki. Yang pertama adalah motor akan terasa tidak stabil atau terbuang ketika Anda melepaskan motor sebentar. Kemudian Anda bisa melihatnya dari posisi ban bagian depan dan belakang. Jika posisi kedua ban tidak lurus ataupun simetris maka butuh diperbaiki. Anda juga juga melakukan pengecekan posisi ban motor menggunakan spakbor. Jika tidak simetris maka rangka motor bagian belakang mengalami masalah.
Lantas kalo sudah bengkok apa yang harus dilakukan sih ? kami jelaskan alternatif pengobatannya pada artikel lainnya ya.
Image credit : chatamluxury.com